Tampilkan postingan dengan label resensi buku. Tampilkan semua postingan

Tan Malaka, Kisah Patjar Merah Indonesia dan Matu Mona

Disajikan oleh Erwin Jahja



Patjar Merah Indonesia, mendengar nama ini pastilah hampir semua orang yang menyenangi dan mempelajari sejarah tahu siapa tokoh utama novel itu. Tapi seberapa banyak yang tahu tentang penulisnya, berapa orang yang sudah membaca dengan lengkap cerita roman itu, tidak banyak kurasa. Maka beruntunglah kita yang belum pernah membaca roman campuran cerita fiksi dan sejarah petualangan Tan Malaka ini. Adalah Beranda Publishing, penerbit asal Yogyakarta bijak memahami kehausan dan rasa penasaran kita yang belum membaca cerita tentang Patjar Merah Indonesia ini. Perusahaan penerbitan ini mencetak ulang jilid pertama kisah petualangan ala Tan Malaka pada Februari 2010 lalu, dan beruntunglah aku menemukan buku ini di sebuah toko buku besar awal Maret lalu. Sang buku tersusun di rak buku-buku sastra, tak alang-kepalang senangnya aku mendapati buku ini, entah kenapa tiba-tiba adrenalin terpacu dalam darahku, padahal sama sekali belum aku sentuh untuk sekedar membaca sinopsisnya.

“In The Name Of Honor”

Disajikan oleh Erwin Jahja




Tak akan ada kata lain selain “Biadab” yang akan meluncur dari tenggorokan anda ketika pertama kali membaca buku true story berjudul “In The Name Of Honor”. Itu juga yang meluncur dari mulutku meski sudah beberapa kali mengulang membaca kisah seorang perempuan bernama Mukhtar Mai ini. Kemarin sore ketika aku membuka lemari buku, kembali aku menemukan buku ini, dan kembali kata “Biadab” itu meluncur dari mulutku.

Buku ini pertama kali diterbitkan tahun 2006 di Paris, berbahasa Perancis, Marie Thérèse Cuny yang menuliskan kisah ini.